Pages

Showing posts with label Siapa. Show all posts
Showing posts with label Siapa. Show all posts

Buaya vs Belut Listrik, Kira-Kira Siapa yang Bisa Lolos Dari Maut yaa?

Kalian semua pasti sudah tidak asing lagi dengan belut listrik (Electrophorus electricus) adalah spesis ikan yang tergolong dalam kategori keluarga gymnotiformes dimana mereka adalah jenis ikan yang mampu menghasilkan tenaga listrik (selain daripada jenis Knifefish).

Tenaga listrik yang dihasilkan belut listrik ini digunakan sebagai alat untuk  mereka berburu, berinteraksi dengan belut lain dan mempertahankan diri.

http://prometheus.med.utah.edu/~bwjones/wp-content/uploads/iblog/Electric%20Eel.jpg

Walaupun ia diberi nama belut listrik ,namun secara ilmiahnya mereka diklasifikasikan sebagai ikan karena jenis keluarga mereka lebih terarah ke keluarga ikan keli (catfish) dan ikan pisau (knifefish).

Coba Anda tonton video ini dan saksikan kejadian dimana seorang pemancing yang memancing di pinggir sungai berhasil menjerat seekor belut listrik.

Namun sepertinya sang pemancing tidak sadar bahwa yang ia pancing adalah seekor belut listrik. Ketika mereka sedang berusaha menaikkan hasil pancingannya itu, tanpa disadari seekor buaya yang lapar ternyata menghampiri belut itu.

Dengan sangat cekatan, buaya tersebut menyergap belut tersebut. Tapi sayangnyasang buaya juga mungkin tidak menyadari bahwa mangsanya itu adalah seekor belut listrik.

Dalam beberapa menit saja, tamatlah riwayat sang buaya tersebut karena sengatan listrik yang dihasilkan belut tersebut.
 

Read more

Siapa Yang Mau Jadi Berlian Setelah Mati

Ternyata emang bener yah kalo berlian itu abadi hehehehe?..



Sebuah perusahaan bernama Algordanza, berkantor pusat di Swiss Timur,
wilayah Graubuenden, menwarakan layanan untuk mengubah abu manusia menjadi
batu berlian!

Setiap bulan perusahaan ini menerima permintaan dari berbagai negara.

Rinaldo Willy, 28 tahun, salah seorang pendiri Algordanza,
mengatakan bahwa permintaan datang dari berbagai kalangan, mulai dari
pengemudi bus
hingga professor filosofis.

Di laboratorium perusahaan, sekitar 15 mesin bekerja tanpa henti di
bawah pengawasan para karyawan yang memakai kacamata pelindung yang bekerja
di
belakang garis kuning dan garis hitam yang tidak boleh dilewati oleh
pengunjung sebagai penghormatan bagi almarhum.

"500 gr abu sudah cukup untuk membuat sebutir berlian, sementara tubuh
manusia bisa menghasilkan rata-rata 2.5 ? 3 kg abu," kata Willy.

Pertama-tama, potassium dan kalsium, yang merupakan 85% abu manusia,
dipisahkan dari karbon. Kemudian karbon akan dipanaskan dengan suhu dan
tekanan
tinggi, sekitar 1.700°C, proses yang mengompres abu menjadi grafit, yaitu
alotrop karbon.

Tekanan dan panas pada grafit akan mengubah grafit menjadi berlian ?
alotrop karbon yang terkeras. Keseluruhan proses ini memakan waktu 6-8
minggu,
jauh lebih cepat daripada waktu yang diperlukan untuk pembentukan berlian
alami yang memakan waktu ribuan tahun.

Setelah proses ini selesai, berlian yang kasar masih perlu dipotong dan
dipoles. Banyak berlian yang dipotong menjadi batu berbentuk hati yang bisa

dipakai sebagai mata kalung atau dipasangkan pada cincin.

"Tiap berlian bersifat unik ? warnanya bervariasi dari biru gelap hingga
hampir putih," kata Willy. "Warna merupakan refleksi dari kepribadian. ."

Industri "Berlian Manusia" Meledak

Willy mengakui bahwa tidak mungkin membuktikan bahwa tiap berlian dibuat
dari abu orang tertentu. "DNA bisa terbakar," jelasnya. Tetapi ada "cetakan

kimiawi" abu, yang dipasangkan pada saat abu tiba di laboratorium,
sehingga bisa dilakukan dokumentasi dan melacak produk jadi," imbuhnya.

Keseluruhan proses memakan biaya sekitar 4.500 hingga 17.000 franc Swiss
(setara dengan 40 juta hingga 150 juta rupiah), tergantung pada berat batu
yang dihasilkan (dari 0.25 hingga 1 karat), dan harga tersebut belum
meliputi biaya pemolesan batu berlian.

Algordanza, yang berarti "kenangan" dalam bahasa Roma, salah satu
bahasa resmi di Swiss, mengatakan bahwa harga tersebut reasonable.
"Pemakaman
sangat mahal: di Jerman sekitar 12.000 euro," kata Willy..

Industri "berlian manusia" ini melonjak, perusahaan serupa di Rusia,
Spanyol, Ukraina, dan Amerika Serikat juga mengalami booming. Sejak
didirikan
pada tahun 2004, Algordanza telah berkespansi ke 20 negara, termasuk 6
negara di luar Eropa, dan memperkerjakan karyawan sebesar 100 orang.

Willy mengatakan bahwa proses ini sangat popular di Jepang, yang
menerima permintaan 2-4 guci abu setiap hari, dan perusahaan ini berencana
memperluas pasar ke Cina dan India.

Meskipun kebanyakan permintaan "batu kehidupan" berasal dari
keluarga setelah ditinggalkan almarhum, Willy mengatakan bahwa orang-orang
mulai
meminta layanan perusahaan untuk diri sendiri sebelum meninggal dunia.
Konsumen juga bisa membayar di muka, atau mencicil selama mereka masih
hidup,
untuk memnuhi keinginan mereka menjadi berlian
selamanya?..


sumber : http://haxims.blogspot.com/2010/01/siapa-yang-mau-jadi-berlian-setelah.html

Read more

Colin Firth vs Andrew Garfield, Siapa Aktor Terbaik?

Ajang Golden Globe 2011 yang diadakan awal minggu ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi dua film bergengsi, SOCIAL NETWORK dan THE KING'S SPEECH. Kali ini, aktor utamanya pun akan sekali lagi berduel dalam ajang British Film Award!

Read more