Pages

Showing posts with label Kenapa. Show all posts
Showing posts with label Kenapa. Show all posts

Kenapa Orangtua Jarang Tertawa Lihat Tontonan Komedi?

Pernahkah Anda melihat orangtua yang begitu serius menonton dan tidak pernah tertawa padahal yang ditontonnya adalah sitkom (tontonan komedi).

http://farm1.static.flickr.com/34/88448298_65b27f2065.jpg?v=0
Ternyata bukan karena tontonannya yang tidak lucu tapi kemampuan orangtua mengenali ekspresi tubuh makin berkurang.

Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Otago di Selandia Baru. Dalam penelitian tersebut, peneliti mempelajari 121 orang yang dibagi 2 kelompok usia 18-35 tahun dan di atas 60 tahun, yang sedang menonton sitkom The Office.

Saat menonton sitkom (tontonan komedi) tersebut, peneliti mempelajari kemampuan ekspresi partisipan melalui ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa partisipan yang lebih tua kesulitan untuk mengidentifikasikan berbagai emosi dari karakter orang lain dibandingkan dengan partisipan yang lebih muda.

"Jika Anda memperhatikan ekpresi wajah, suara atau bahasa tubuh, maka dapat terlihat bahwa semakin tua cara orang mengekspresikan wajah semakin buruk," jelas Prof Ted Ruffman, profesor psikologi di University of Otago, dilansir Telegraph.

Menurut Prof Ruffman, hal ini karena orang tua merasa lebih sulit untuk membaca geometri perubahan wajah seseorang, yang memberikan otak petunjuk tentang emosi. Kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang pada usia pertengahan dan 60-tahun ke atas.

Penelitian sebelumnya yang juga dilakukan oleh kelompok peneliti University of Otago telah menunjukkan bahwa orang di atas 60 tahun memiliki kemampuan yang buruk untuk mengenali ekspresi wajah kemarahan, kesedihan dan ketakutan.

Hasil temuan ini telah dipublikasikan dalam American journal Psychology and Aging.

Sumber :
health.detik.com

Read more

Kenapa Berpelukan Bikin Orang Merasa Lebih Baik?

Belaian, sentuhan dan pelukan diketahui bisa mengurangi stres dan menghilangkan rasa sakit. Bagaimana pelukan bisa membuat seseorang merasa lebih baik?

http://manequinism.files.wordpress.com/2011/01/rlalu-gi.jpeg
Peneliti menunjukkan memegang tangan orang yang dicintai bisa mengurangi rasa sakit dan juga stres atau tekanan. Peneliti dari University of California mengungkapkan bagi perempuan, sentuhan atau melihat orang yang dicintainya bisa menjadi anestesi tersendiri baginya. Bahkan foto orang yang dicintai sudah cukup berpengaruh.

Dalam studi ini peneliti melibatkan 25 relawan yang kebanyakan mahasiswa dan memiliki hubungan yang baik dengan pacarnya minimal 6 bulan.

Hasil studi menunjukkan perempuan yang diberikan sedikit rasa panas seperti terbakar, akan berkurang ketidaknyamanannya dengan cara melihat foto pacarnya. Efek anestesi serupa juga ditemukan jika seseorang berpegangan tangan dengan pasangannya ketika ada rangsangan rasa panas yang agak menyakitkan.

Selain itu diketahui rasa nyeri yang timbul akan lebih sedikit terasa ketika seseorang memegang tangan atau memeluk orang yang dicintai atau dipercayainya, dibandingkan dengan memegang tangan orang lain atau bola.

Hasil ini juga sekaligus menjelaskan mengapa seorang ibu bisa memberikan kenyamanan yang baik untuk anaknya dengan memberikan pelukan atau menciumnya, seperti dikutip dari Telegraph.

http://www.spinalcolumn.net/wp-content/uploads/2010/05/pelukan-ibu.jpg
Beberapa pengobatan penyakit fisik memasukkan pelukan sebagai salah satu bantuan, karena sentuhan yang terjadi bisa merangsang ujung saraf sehingga membantu mengurangi rasa sakit yang membuat pasien merasa lebih baik.

Terapi sentuh diakui bisa membantu proses penyembuhan karena dapat menimbulkan kenyamanan dan melepaskan hormon oksitosin. Sentuhan digunakan untuk membantu menghilangkan rasa sakit, depresi, kecemasan serta membantu bayi prematur untuk terus tumbuh dan berkembang.

http://maniknurhaq2008.files.wordpress.com/2008/10/hug.jpg
Memeluk bisa memberikan emosi positif yang membuat orang merasa lebih baik karena memiliki efek menenangkan dan juga mengurangi kadar stres. Hal ini juga berlaku jika seseorang memeluk binatang kesayangannya.

Sumber :
health.detik.com

Read more