Gara-gara Wikileaks, Petinggi Perusahaan Jerman Dipecat
Informasi Kita - Seorang eksekutif perusahaan besar Jerman dipaksa meninggalkan pekerjaannya akibat salah satu informasi yang dimuat oleh Wikileaks.
Berry Smutny adalah salah satu chief executive OHB-System, yakni perusahaan yang bergerak dalam bidang luar angkasa. Namun dia kehilangan pekerjaannya setelah pihak perusahaan mengetahui bahwa Smutny pernah menjelek-jelekkan proyek navigasi satelit Eropa, Galileo.
TechEye melansir, Rabu (19/1/2011), kepada sejumlah diplomat Amerika Serikat (AS), Smutny menyebut proyek itu sebagai 'ide yang buruk' serta penggunaan uang pajak yang sia-sia. Padahal OHB-System merupakan salah satu konsorsium yang terlibat dalam proyek tersebut.
Smutny sempat menyangkal pernah berkata demikian kepada diplomat AS. Tapi setelah membaca konten di Wikileaks yang dipublikasikan oleh harian Norwegia, Aftenposten, anggota dewan OHB memutuskan untuk mendepak Smutny.
Dalam pernyatannya, dewan pengawas OHB mengklaim bahwa mereka telah 'mencapai keputusan mutlak' untuk mencabut kontrak kerja Smutny, sekaligus mengutarakan ketidaksetujuan mereka terhadap kutipan Smutny.
Galileo sendiri adalah proyek miliaran euro yang akan melengkapi, sekaligus bersaing, dengan sistem navigasi GPS milik Amerika Serikat. Galileo diharapkan bisa memberikan data waktu dan lokasi akurat yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari mendaratkan pesawat hingga mengkoordinasi transaksi finansial.
Meski pendapat Smutny menyebabkannya dipecat, berbagai media Eropa tampaknya berpendapat serupa, bahwa proyek ini sudah terlalu lama berjalan serta jauh menghabiskan terlalu banyak uang.
Berry Smutny adalah salah satu chief executive OHB-System, yakni perusahaan yang bergerak dalam bidang luar angkasa. Namun dia kehilangan pekerjaannya setelah pihak perusahaan mengetahui bahwa Smutny pernah menjelek-jelekkan proyek navigasi satelit Eropa, Galileo.

0 comments:
Post a Comment